Beranda Uncategorized Bupati Manggarai: Pelaksanaan Upacara Adat agar Dipikirkan Kembali

Bupati Manggarai: Pelaksanaan Upacara Adat agar Dipikirkan Kembali

86
0

Bupati Manggarai: Pelaksanaan Upacara Adat agar Dipikirkan Kembali

Bupati Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Hery G Nabit meminta seluruh warga Manggarai agar upacara adat yang sudah direncanakan untuk dilaksanakan dalam waktu dekat, agar dipikirkan kembali pelaksanaannya, mengingat eskalasi kasus Covid-19 secara nasional umumnya dan Manggarai khususnya meningkat.

“Terkait pelarangan pesta, upacara adat, dan ibadah, saya kemarin meminta pikiran dari Gubernur NTT terkait upacara adat, beliau meminta agar pelaksanaan upacara adat yang sudah direncanakan supaya dipikirkan kembali. Kita harus mencegah penularan Covid-19,” kata Hery.

Pada tanggal 4 dan 5 Juli 2021 akan diadakan Pesta Penti di Gendang (rumah adat) Nggalak, Reok Barat. Kalau Pemkab Manggarai membiarkan acara ini tetap dilaksanakan, maka, pertama, bisa saja ada yang masyarakat yang tertular Covid-19. Kedua, syukur kalau tidak ada masyarakat yang tertular, namun acara Penti di Gendang Nggalak akan menjadi preseden buruk.

Sebab, bukan tidak mungkin Rumah Gendang lain akan melaksanakan hal yang sama di lain kesempatan. Bupati Hery sebagai Ketua Satgas Covid-19 diharapkan lebih tegas dalam meminta masyarakat.

Di Kampung Kajong, Desa Kajong, Reok Barat, Manggarai, sudah dua orang terpapar Covid-19 yakni ES dan EL berdasarkan rapid antigen Selasa (29/6/2021). Kampung Kajong berdekatan dengan Nggalak dan sebagian warga Gendang Nggalak adalah orang-orang dari Kampung Kajong.

Ikut serta dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Hery Nabit adalah Komadan Kodim (Dandim) 1612 Manggarai, Lelkol TNI Ivan Alfa; Wakil Ketua DPRD Manggarai, Soe Flavianus; Perwakilan dari Polres Manggarai; Perwakilan dari Kejari Manggarai, dan sejumlah instansi lainnya serta para kepala dinas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here