Beranda Berita Jokowi: Ada yang Paksakan Kehendak di Kebebasan Berpendapat

Jokowi: Ada yang Paksakan Kehendak di Kebebasan Berpendapat

65
0

Presiden Jokowi mengatakan saat ini Nampak ada pihak yang memaksakan kehendak dengan dalih kebebasan berrpendapat. Mereka memaksakan kehendak karena menilai dirinya paling benar.

Jokowi menyampaikan hal itu saat membuka Konferensi Besar XXIII Gerakan Pemuda Ansor Tahun 2020 yang disiarkan Youtube Sekretariat Kepresidenan.

“Sistem demokrasi negara kita memberikan ruang menyatakan pendapat, namun ruang kebebasan itu sering dibaca untuk mengklaim diri paling benar dan lain dipersalahkan. Kemudian merasa berhak memaksakan kehendak karena merasa paling benar,” kata Jokowi.

Maka dari itu, Jokowi meminta seluruh kader GP Ansor untuk turut meneladani sifat yang telah diturunkan para alim ulama terdahulu. Namun, ia juga mengingatkan agar tidak meninggalkan ajaran-ajaran yang sudah diwariskan.

“Maka itu saya berharap seluruh kader GP Ansor meneladani sifat terpuji yang diambil para ulama yakni Tawassuth, Tawazun dan I’tidal tanpa menghilangkan semangat Amar makruf nahi mungkar,” beber Jokowi.

Ia juga mengatakan bahwa GP Ansor merupakan kelompok yang terus berperan dalam menjaga persatuan bangsa.

“Warisan semangat para ulama ini membuat GP Ansor selalu dibutuhkan kehadirannya dalam kehidupan bangsa dan negara. Dan ini dibuktikan kiprahnya lebih setengah abad selama berdiri,” jelas Jokowi.

Jokowi juga memberikan apresiasi karena GP Ansor masih beraktivitas dan memberikan rasa keamanan bagi anak bangsa. Jokowi berharap sifat hal itu terus dilakukan guna menjaga keutuhan bangsa.

“GP Ansor telah teruji mampu menjadi perekat di tengah keragaman dan perbedaan bahkan kehadiran Banser GP Ansor telah ikut memberikan rasa aman bagi anak bangsa dalam menjalin tali persaudaraan. Ini saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here