Beranda Berita UU Cipta Kerja Tidak Bebaskan TKA dari Pajak

UU Cipta Kerja Tidak Bebaskan TKA dari Pajak

61
0

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo Kementerian Keuangan menegaskan bahwa UU Cipta Kerja tidak membebaskan kewajiban pajak dari tenaga kerja asing (TKA). Akan tetapi pemerintah hanya akan memungut Pajak Penghasilan (PPh) pekerja asing atas pendapatan yang diterima di Indonesia selama 4 tahun pertama.

“Apakah ini dibebaskan? Tidak. Untuk penghasilan yang diperoleh di Indonesia itu tidak dibebaskan, tetap dikenakan pajak atas penghasilan yang diperoleh di Indonesia saja, selama 4 tahun pertama,” ujarnya

Jika setelah 4 tahun pekerja asing masih berada di Indonesia, maka pemerintah akan memberlakukan rezim pakaj normal. Pasalnya Indonesia menganut basis pajak world wide income base yakni pemerintah hanya memberikan kelonggaran untuk empat tahun awal agar menarik datang ke Indonesia.

“Jadi, bukan berarti mereka bebas pajak. Lebih dari 4 tahun seluruh penghasilan yang masuk dari luar Indonesia nantinya akan dikenakan pajak di Indonesia, untuk melaksanakan sistem pajak world wide income untuk orang pribadi yang ada,” jelas Suryo Utomo

DIrinya menuturkan insentif tersebut diberikan agar tenaga kerja asing dengan keahlian tertentu dapat memberikan transfer knowledge atau berbagai pengetahuannya, sebab saat ini Indonesia masih tenaga ahli di bidang keahlian tertentu.

“Bagaimana TKA itu dapat transfer knowledge juga, dalam konteks untuk hal-hal tertentu dimana kita tidak punya atau minim expert-nya, TKA bisa mengisi. Menjadi penting adalah bagaimana membuat aktivitas bisnis lebih efisien, dan yang penting tadi adalah bagaimana knowledge mereka bisa ditransfer kepada tenaga kerja di Indonesia,” katanya.

Kemudian dalam UU Cipta Kerja disebutkan bahwa warga negara asing yang telah menjadi subjek pajak dalam negeri dikenai Pajak Penghasilan hanya atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari Indonesia dengan ketentuan.

Memiliki keahlian tertentu dan berlaku selama 4 tahun pajak yang dihitung sejak menjadi subjek pajak dalam negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here