Beranda Berita Bupati Ngesti Nugraha mengungkapkan, batik khas Semarang memiliki potensi yang sangat besar

Bupati Ngesti Nugraha mengungkapkan, batik khas Semarang memiliki potensi yang sangat besar

63
0

Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa batik khas Kabupaten Semarang memiliki potensi yang sangat besar. Kreativitas dalam menciptakan motif batik oleh warga lokal terus berkembang seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat.

Oleh karena itu, disampaikan oleh Ngesti Nugraha usai menghadiri pawai busana batik khas Kabupaten Semarang di GSG Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (10/8/2023) siang, bahwa Pemkab Semarang berencana mendirikan ruang pamer khusus (show room) untuk menampilkan berbagai jenis batik khas dari daerah Bumi Serasi.

“Niat dari langkah ini adalah untuk memamerkan beragam motif batik khas yang dihasilkan oleh masyarakat Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Lanjutnya, Ngesti Nugraha menyampaikan tiga ruang pamer telah disiapkan, yang terletak di dalam kompleks Pusat Layanan Usaha Terpadu UMKM (PLUT-UMKM) di Lopait Tuntang, dan di lokasi bekas pasar ikan higenis di Langensari, Ungaran Barat.

“Rencananya, satu lagi ruang pamer akan dibuka di wilayah Kecamatan Tengaran. Adapun rencana pembukaan ruang pamer di Langensari dijadwalkan pada tahun depan,” ujarnya.

Ngesti Nugraha menegaskan bahwa hampir semua kecamatan kini memiliki motif batik khas masing-masing. Beberapa di antaranya adalah Batik Gemawang dari Kecamatan Jambu, Batik Ciprat Karang Tengah Tuntang, Batik Maskumambang Jetak Getasan, dan batik shibori bunga dahlia dari Bandungan.

Ragam motif batik tersebut akan terus dipromosikan agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Ngesti Nugraha juga mengajak para pengrajin batik untuk lebih aktif dalam mengenalkan warisan budaya ini kepada generasi muda, sehingga mereka tertarik untuk mengenakan batik lokal yang khas dari Kabupaten Semarang.

Ngesti Nugraha menambahkan bahwa peragaan busana dengan menggunakan batik motif khas lokal akan terus diperluas. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama para pengrajin batik.

Sementara itu, Ketua penyelenggara acara, Heru Subroto, menjelaskan bahwa tujuan acara ini juga adalah untuk mempromosikan potensi batik asli dari Kabupaten Semarang.

“Bupati Ngesti Nugraha dan Wakil Bupati H. Basari, S.T., M.Si., beserta istri masing-masing turut serta dalam peragaan busana batik yang anggun,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here