Beranda Berita Jokowi Sorot kelompok Paling Agamais, Begini Penjelasan PDIP

Jokowi Sorot kelompok Paling Agamais, Begini Penjelasan PDIP

16
0

Dalam video kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sidang tahunan MPR yang menyinggung kelompok yang dianggap paling agamais dan pancasilais banyak diperbincangkan oleh public. Menanggapi hal tersebut PDI Perjuangan lantas menjelaskan apa maksud Jokowi.

Pada intinya, PDIP pun sepakat dengan pernaytaan Jokowi yang meminta agar tidak lagi ada kelompok yang merasa paling agamais dan pancasilais sehingga tidak ada lagi perpecahan akibat yang ditimbulkan kelompok tersebut.

“Tidak boleh ada yang memaksakan kehendaknya dan merasa paling agamis, pancasialis dan sebagainya. Dengan toleransi itulah kita bangun rasa persatuan dan persaudaraan sesama warga bangsa Indonesia,” kata Politikus PDIP, Djarot Syaiful Hidayat.

Djarot menyampaikan, dalam pidato Jokowi, hal tersebut diucapkan guna kembali menumbuhkan rasa persatuan dan sesame warga Negara harus saling bersatu.

“Konteksnya Presiden mengingatkan kita semua. Agar jangan ada egoisme yang sempit yang memecah belah sesama warga bangsa. Dan sangat tepat disampaikan di depan sidang MPR untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75,” katanya.

Nilai utama dalam demokrasi menurut Djarot adalah toleransi, sehingga setiap perbedaan pendapat harus diterima dengan bijak.

“Memang, nilai utama dari demokrasi adalah toleransi, di mana perbedaan pendapat atau pilihan adalah sesuatu yang harus diterima dengan kebesaran jiwa,” sebut Djarot.

Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia menjamin kebebasan dan menghargai hak orang lain. Dengan demikian, Jokowi tidak ingin ada orang yang merasa dirinya paling agamais dan pancasilais.

“Demokrasi memang menjamin kebebasan, namun kebebasan yang menghargai hak orang lain. Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, dan yang lain dipersalahkan. Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri,” kata Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here