Beranda Berita Kantor OJK Resmi Berdiri di Kota Malang, Ini Harapan Andreas

Kantor OJK Resmi Berdiri di Kota Malang, Ini Harapan Andreas

200
0

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo menghadiri acara peresmian gedung kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang di Jalan Lejend Sutoyo No 109-111, Kota Malang, Senin lalu.

Melalui berdirinya Gedung OJK ini, Andreas berharap agar keberadaannya mampu meningkatkan pemahaman dan edukasi akan masalah keuangan kepada masyarakat. Terutama untuk meningkatkan literasi keuangan dan akses keuangan yang dirasanya masih timpang.

“Saya lihat desain gedung kantor ini ramah terhadap masyarakat. Di (ruangan) depan kan langsung ada tempat pengaduan, dengan demikian, kehadiran OJK ini diharapkan bisa menekan gap antara harapan masyarakat dengan kehadiran OJK yang lebih responsif dan cepat tanggap,” kata Andreas Eddy Susetyo, Jumat (18/3/2022).

Menurutnya, di tengah gempuran era teknologi informasi yang begitu cepat, mengakibatkan terjadi disrupsi pada sektor keuangan.

Oleh sebab itu, anggota Komisi XI DPR RI ini mendorong agar kedepannya keberadaan OJK di Malang Raya bisa meningkatkan perlindungan terhadap investor dan konsumen sebagaimana amanat undang-undang.

“Semoga dengan adanya gedung ini dapat menjadikan kehadiran OJK semakin dirasakan langsung oleh masyarakat di Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo. Dan, sinergi OJK bersama stakeholders terkait dapat ditingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat kawasan Malang,” jelas Andreas.

Sementara itu, Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan bahwa keberadaan Gedung OJK di Kota Malang ini merupakan sebuah momentum yang dirindukan selama satu dasawarsa alias 10 tahun belakangan.

“Setelah 10 tahun, alhamdulillah akhirnya kami punya kantor OJK yang sudah milik pribadi. Dengan ini kami berharap agar kehadiran OJK bisa lebih segera dirasakan kehadirannya melalui berbagai koridor yang sudah diatur sebelumnya. Baik sebagai lembaga pengawasan sektor jasa keuangan maupun memberikan literasi keuangan sekaligus edukasi pada masyarakat,” ungkap Wimboh.

Menurutnya, pada era digitalisasi tantangan OJK adalah bagaimana menekankan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Sehingga, kantor OJK juga diharapkan dapat menjadi pusat informasi apapun terkait hal tersebut.

Termasuk salah satunya juga menjadi sarana untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor UMKM di Malang Raya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here