Beranda Berita Politikus PDI Perjuangan Minta Pemprov Waspadai Peringatan BMKG

Politikus PDI Perjuangan Minta Pemprov Waspadai Peringatan BMKG

47
0

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih mewaspadai peringatan yang diterbitkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Hal ini terkait status siaga banjir di Jakarta, akibat hujan intensitas lebat dalam dua hari ke depan, pada 28 hingga 29 Januari 2021.

Menurut pria yang kerap disapa Kent itu, Pemprov DKI Jakarta terutama dari Dinas Sumber Daya Air dan Lingkungan Hidup harus benar-benar menanggapinya dengan serius perihal prakiraaan BMKG tersebut.

Seperti melakukan pengerukan sejumlah kali di Jakarta yang memiliki sedimen lumpur yang tinggi dan sigap membersihkan sampah-sampah di kali.

“Harus rutin melakukan pengerukan kali-kali yang sedimen lumpurnya sudah tinggi, karena akan sangat membantu menampung volume air yang masuk di kali tersebut,” kata Kent

Lalu, sambung Kent, banjir yang terjadi saat ini di Jakarta adalah bagian dari pengelolaan tata ruang yang bermasalah.

Banjir akan selesai jika sarana dan prasarana tertata dengan baik. Seluruh sistem yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta harus terintegrasi dengan baik, seperti pompa air, sungai, dan aliran drainase.

“Harus benar-benar serius dan fokus melakukan pencegahan sebelum terjadinya banjir, seperti membenahi drainase, pengerukan lumpur di sungai agar dapat menampung volume air yang lebih banyak lagi, lalu pembangunan crossing hingga turap di sejumlah kali. Pengerjaan infrastruktur pengendalian banjir harus cepat di selesaikan,” tuturnya.

Selain itu, operator di rumah pompa pompa yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta agar terus mewaspadai dan siaga jika ada indikasi terjadi banjir. Dalam bencana banjir, keberadaan rumah pompa sangat diandalkan dan harus maksimal dalam pengoperasiannya.

“Lakukan pengecekan diseluruh rumah pompa. Karena rumah pompa dan penunjangnya harus tetap dalam keadaan prima. Petugas rumah pompa harus sigap bekerja 24 jam di musim penghujan seperti ini, laporkan jika ada kendala di lapangan, maupun jika ada pompa yang rusak. Semua harus di tuntut bekerja secara maksimal,” tutur Kent.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here