Beranda Berita Setahun Jokowi-Ma’ruf, Mendikbud: SMK Lebih Bisa dan Hebat

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Mendikbud: SMK Lebih Bisa dan Hebat

56
0

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengaku setahun masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin menjadikan bukti bahwa SMK itu bisa dan hebat

Dalam setahun ini, ada lebih dari 272 ribu kerja sama sudah terjalin antara SMK dengan dunia usaha dan industri.
“Ada juga lebih dari 160 ribu industri dan 87 bidang usaha yang menjadi mitra SMK,” ungkap Nadiem

Nadiem menjelaskan, dengan komitmen untuk menghadirkan relevansi kerjasama antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri, dia berharap siswa, guru, dan alumni di SMK dapat selalu berjalan beriringan dengan Kemendikbud dalam menghasilkan solusi atas segala tantangan dan permasalahan yang ada.

“Komitmen ini saya harap bisa menjadi penyemangat adik-adik dalam belajar dan berkarya. Pelajar SMK adalah pelajar Pancasila yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, berpikiran global, dan bergotong royong. Buktikan pada semua, pelajar SMK bekerja keras, bekerja cerdas, dan berdaya saing global,” jelas Nadiem

Generasi Muda Masa Depan Indonesia
Terkait peran generasi muda sebagai pilar membangun bangsa, Wikan Sakarinto selaku Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud juga sepakat menyetujui generasi muda sebagai legacy bangsa Indonesia di masa depan.

Untuk itu, pemimpin Indonesia atau pemimpin dunia di masa depan akan lahir dari rahim SMK.

“Kalian semua akan mewarisi kehebatan kita untuk berkarya dan bersatu sehingga menjadi orang-orang yang penuh karya, inovasi, serta menghasilkan produk-produk andalan Indonesia di masa depan,” kata Wikan.

Wikan pun menekankan kepada generasi muda untuk tidak hanya unggul dalam keahlian hard skill, namun juga soft skill yang meliputi kemampuan memimpin, berbahasa asing, critical thinking, dan kreativitas yang akan membentuk generasi muda menjadi pribadi yang kompeten.

SMK Berkarya Bagi Negeri
Direktur SMK Kemendikbud, M Bakrun menambahkan, bahwa pembangunan desa tidak hanya meliputi pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian, tapi ada banyak hal lainnya yang juga harus diperhatikan.

“Di desa, pertanian harus didukung dengan banyak teknologi, di desa juga harus ada marketplace, di desa juga harus ada ahli-ahli keuangan, serta bagaimana di desa ada pembangunan yang merata,” tutur Bakrun.

Maka dari itu, Bakrun mengharapkan, siswa SMK harus memiliki semangat untuk berkarya bagi negeri ini. Jangan sampai peserta didik SMK mengisi sesuatu yang tak bermanfaat bagi negeri ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here