Beranda Berita Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bali Tembus Rekor Tertinggi 95 Persen

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bali Tembus Rekor Tertinggi 95 Persen

36
0

Bali mencatat rekor tingkat kesembuhan tertinggi mencapai 95,11 persen dari total 46.738 kasus positif Covid-19, setelah per Jumat (21/5) kembali terdapat 158 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 66 kasus baru.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster terus gencarkan vaksinasi Covid-19 untuk menciptakan herd immunity (kekebalan komunal). Berdasarkan data terbaru yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, per 21 Mei 2021 kemarin muncul 100 kasus baru, bersamaan dengan 158 pasien sembuh dan 1 pasien lagi meninggal dunia. Tambahan kasus terbanyak muncul di Kota Denpasar dengan 35 kasus baru, disusul Kabupaten Badung (19 kasus baru), Tabanan (12 kasus baru), Buleleng (12 kasus baru), Gianyar (6 kasus baru), Ka-rangasem (4 kasus baru), Jembrana (3 kasus baru), Klungkung (1 kasus baru), selain WNA (4 kasus baru). Satu-satunya daerah yang nihil kasus baru kemarin adalah Bangli.

Total kumulatif kasus Covid-19 sejak awal pandemi bulan Maret 2020 kini mencapai 46.738 kasus. Jumlah kasus terbanyak berada di Kota Denpasar mencapai 14.815 kasus, disusul Badung (8.738 kasus), Gianyar (5.280 kasus), Tabanan (4.695 kasus), Buleleng (3.950 kasus), Bangli (2.437 kasus), Jembrana (2.308 kasus), Karangasem (1.909 kasus), dan Klungkung paling steril (dengan 1.759 kasus).

Pada saat bersamaan, Jumat kemarin, terdapat tambahan 158 pasien Covid-19 di Bali yang berhasil sembuh. Tambahan pasien sembuh terbanyak berada di Karangasem mencapai 61 orang, disusul Denpasar (41 pasien sembuh), Buleleng (15 pasien sembuh), Badung (12 pasien sembuh), Tabanan (10 pasien sembuh), Gianyar (5 pasien sembuh), Jembrana (4 pasien sembuh), Klungkung (2 pasien sembuh), selain dari luar Bali (5 pasien sembuh), dan WNA (3 pasien sembuh).

Walhasil, jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang sudah berhasil sembuh kini mencapai 44.453 orang. Tingkat kesembuhan di Bali pun tembus angka 95,11 persen dari total 46.738 kasus positif. Inilah rekor angka kesembuhan tertinggi di Bali sejak awal pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 14 bulan.

Hingga saat ini, jumlah kasus aktif (pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit dan tempat karantina) di Bali tinggal 817 orang atau hanya 1,75 persen dari total 46.738 kasus positif. Sebaliknya, jumlah kumulatif paisen Covid-19 di Bali yang meninggal dunia hingga saat ini mencapai 1.468 orang atau 3,14 persen dari total 46.738 kasus.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster terus gencarkan vaksinasi Covid-19, untuk menciptakan herd immunity. Gubernur Koster juga aktif terjun meninjau pelaksanaan vaksinasi. Jumat kemarin, misalnya, Gubernur Koster tinjau vaksinasi masyarakat dari Keluarga Besar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) Bali dan Iinti Klub Bali Sehat (IKBS), di Hongkong Garden Restaurant, Jalan Bypass Ngurah Rai Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

Secara keseluruhan, Gubernur Koster memfasilitasi vaksinasi kepada 10.000 warga komunitas Inti. Saat vaksinasi massal kemarin, warga Inti yang ikut mencapai 3.000 orang. Saat itulah, warga Inti yang sedang duduk mengantre vaksinasi, tiba-tiba berdiri dan langsung memberikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Koster, yang kemarin didampingi Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Ketua Inti Bali, Sudiarta Indrajaya alias Sin.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyampaikan sengaja meninjau kegiatan vaksinasi massal warga Inti Bali, sepulang dari persembahyangan di Pura Penataran Agung Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang Karangasem, agar mengetahui secara langsung pelaksanaannya.

“Saya baru sembahyang di Pura Penataran Agung Besakih untuk memohon tuntunan agar jagat serta krama Bali rahayu, selamat, sehat, nyaman, aman, dan damai. Kami juga berdoa agar pandemi Covid-19 ditangani dengan baik, sehingga pariwisata dan perekonomian Bali bisa bangkit kembali. Karena itu, saya harus memastikan kegiatan vaksinasi massal di Bali, khususnya di Denpasar, berjalan dengan lancar,” ujar Gubernur Koster.

Menurut Koster, dirinya hadir di tengah-tengah warga yang akan menjalani vaksinasi, sekaligus untuk memberikan semangat kepada tenaga kesehatan yang tiada henti berjuang melayani masyarakat agar terhindar dari penularan Covid-19. “Saya juga mengajak masyarakat untuk terus menerapkan Prokes sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Surat Edaran Gubernur Bali,” pintanya.

Koster juga menyampaikan bahwa pada 20 Mei 2021 Bali kembali mendapat tambahan alokasi vaksin dari Kementerian Kesehatan. Walhasil, total vaksin yang sudah diterima Bali kini mencapai 2.318.580 dosis atau 38,30 persen dari target 6.000.000 dosis. “Saya memberi prioritas vaksin untuk Denpasar dan Badung dengan alokasi paling banyak,” jelas Gubernur yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini.

Saat ini, distribusi vaksin terbanyak berada di Denpasar mencapai 467.808 dosis, disusul Badung (465.100 dosis), Gianyar (233.200 dosis), Buleleng (188.240 dosis), Karangasem (169.000 dosis), Tabanan (142.700 dosis), Jembrana (116.120 dosis), Klungkung (105.700 dosis), dan Bangli (82.480 dosis). Sedangkan jumlah penduduk di Bali yang sudah divaksinasi mencapai 1.592.110 orang, terdiri dari vaksinasi suntik pertama 1.120.640 orang dan suntik kedua 471.470 orang.

Menurut Koster, kegiatan vaksinasi di Bali masih berlangsung dengan menyasar kelompok masyarakat Lansia dan pelayan publik (petugas keamanan, pegawai pemerintah, petugas transportasi, pelaku pariwisata, pasar swalayan, pedagang pasar, tenaga pendidik, pegawai Bandara Ngurah Rai, pegawai pelabuhan, pegawai Perbankan, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, hingga wartawan).

“Pencapaian target vaksinasi sangat tergantung dengan jumlah vaksin yang dialokasikan pusat untuk Bali, mengingat ketersediaannya yang terbatas. Untuk itu, saya berupaya keras agar Bali mendapat alokasi vaksin yang mencukupi untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunal guna mencegah penularan Covid-19. Pencapaian ini sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam rangka pemulihan perekonomian dan pariwisata di Bali,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang sempat tida periode duduk di Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP Dapil Bali ini.

Di sisi lain, Ketua Inti Bali, Sudiarta Indrajaya, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Koster, karena Pemprov Bali telah memfasilitasi vaksinasi untuk 10.000 orang dari keluarga besar Inti. “Vaksinasi massal ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Bali yang memiliki target 70 persen penduduknya tervaksinasi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here