Beranda Berita Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ingatkan Pentingnya Prokes di Tempat Wisata

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ingatkan Pentingnya Prokes di Tempat Wisata

25
0

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Puji Lestari, mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata. Hal itu ia sampaikan mengingat tempat wisata di Mojokerto yang masih tetap dibuka pada lebaran ini.

Atas dasar itu, Setia Puji Lestari mengingatkan perlunya peningkatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto, jajaran TNI/POLRI, Forkopimda, serta tokoh-tokoh masyarakat, untuk bersama-sama meningkatkan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan seluruh stakeholder harus melakukan langkah-langkah antisipatif saat musim libur lebaran ini. Karena seperti di Trawas, Pacet dan banyak destinasi wisata desa yang ramai animo pengunjungnya meningkat, jangan sampai ada lonjakan kasus Covid-19, pasca lebaran,” ujarnya.

Disamping itu, ia mengatakan bahwa pengelola tempat-tempat wisata di Mojokerto harus terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para pengunjung.

“Misalnya memperbanyak spanduk-spanduk himbauan protokol kesehatan yang berada di tempat wisata. Itu untuk mengingatkan pengunjung, agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” harap Mbak Puji, sapaan akrabnya.

Ia juga menjelaskan, perlunya disiplin dari pengelola wisata, untuk mengatur kapasitas pengunjung, yaitu, dengan cara penutupan ketika kapasitas sudah melampaui dari yang telah ditetapkan.

“Pengelola harus menyiapkan fasilitas prokes yang memadai, seperti memperbanyak tempat cuci tangan. Pengelola juga harus disiplin, pihak satgas juga harus tegas soal aturan kapasitas pengunjung,” katanya di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Minggu (16/5/2021).

Menurutnya, langkah percepatan memutus rantai Covid-19 hanya akan terjadi dengan kedisiplinan semua elemen masyarakat. Disamping percepatan penyutikan vaksin untuk segera mencapai tahap herd-imunity. “Mata rantai Covid-19 ini bisa kita putus dengan kedisiplinan. Untuk itu semua, kita harus bergotong-royong, serempak dalam hal penerapan prokes.” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here