Beranda Berita Fokus Atasi Stunting, Ade Sumardi Tekankan Peningkatan Kapasitas Pelaksana di Lapangan

Fokus Atasi Stunting, Ade Sumardi Tekankan Peningkatan Kapasitas Pelaksana di Lapangan

86
0

Permasalahan stunting menjadi salah satu fokus yang terus ditangani oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Saat menghadiri penilaian kinerja pelaksanaan percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Banten, di Kota Serang, Selasa (30/5/2023), Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi yang merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lebak memaparkan program-program prioritas daerah untuk mempercepat penurunan stunting di Lebak.

Ade menyampaikan, Pemkab Lebak terus menerus meningkatkan kapasitas para pelaksana di lapangan, mulai dari pembinaan kader pembangunan manusia, evaluasi pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kemudian TPK melakukan pendampingan terhadap keluarga, pelatihan tematik pekarangan lestari, pengawasan keamanan pangan, peningkatan posyandu dan Kampung KB responsif stunting, bimbingan perkawinan terpadu (Depag-KB-Kes) dan juga penguatan peran duta genre pada pencegahan stunting dari hulu.

Selain itu, ditambahkan Ketua DPD PDI Perjuangan Banten ini. Pemkab Lebak juga melakukan pengembangan distribusi akses air mimum layak dan sanitasi layak. Meningkatkan kompetensi tenaga pendidik tingkat PAUD, pengawalan bantuan sosial, santunan, stimulasi pangan untuk peningkatan status gizi, pelatihan Tim Dahsat (Dapur Sehat Atasi Stunting) tingkat desa, dan promosi gerakan bapak/bunda asuh anak stunting.

“Lewat berbagai media, dilakukan publikasi yang intens supaya masyarakat mendapat edukasi dan mampu melakukan langkah pencegahan stunting secara mandiri,” kata Ade.

Ade mengaklaim. selama tahun 2022, pelaksanaan intervensi stunting menunjukkan hasil yang signifikan.

“Kalau dilihat dengan data EPPGBM, di mana dari 6,38% di tahun 2021 menjadi 4,27% di tahun 2022 atau menurun 2,11%. Sementara berdasarkan hasil pengukuran SSGI, prevalensi stunting menurun 1,1% di mana pada akhir tahun 2021 sebesar 27,3% menjadi sebesar 26,2% di akhir tahun 2022,” ungkap Ade, Kamis, (01/06/2023).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here