Beranda Berita Habib Rizieq Ngaku Akan Tes PCR Berkala, Politikus PDIP: Umumkan Hasilnya

Habib Rizieq Ngaku Akan Tes PCR Berkala, Politikus PDIP: Umumkan Hasilnya

47
0

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) mengaku akan melakukan observasi kesehatan dan tes PCR secara berkala. Anggota Komisi IX Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo berharap HRS mengumumkan hasil tes kepada publik.

“Hasilnya lebih baik untuk disampaikan kepada khalayak agar itu bisa terhindar dari kemungkinan kepada orang lain sehingga orang lain kemungkinan terpapar itu segera mengkonsolidasi diri dengan melakukan tes juga. Dengan terbuka otomatis membatu tracing bagi yang ketahuan siapa yang positif membantu proses pengendalian penyebarannya,” kata Rahmad

Rahmad mengatakan keterbukaan informasi tes perlu dilakukan. Dia berharap agar Habib Rizieq memberikan keteladanan dalam penanganan virus Corona.

“Terkait dengan apa hasilnya itu terbuka atau tidak, seyogyanya memang kita mengedukasi, memberikan teladan kepada semua pihak apapun hasilnya, kalau negatif nggak ada soal, kalau positif itu perlu kita berikan kepada kolega kita, saudara kita, atau masyarakat yang pernah berinteraksi,” jelas dia.

Rahmad kemudian memaparkan kegunaan dari transparansi soal hasil tes Corona. Dia mengatakan, keterbukaan informasi dalam penanganan virus Corona dalam menyelamatkan orang lain.

“Gunanya kalau ada transparansi ini tentu memberikan keterbukaan sehingga kalau dirinya positif sehingga juga menyelamatkan dirinya, juga menyelamatkan orang lain, orang-orang yang pernah berinteraksi, komunikasi, berhubungan dekat dengan yang dikatakan positif. Sehingga itu menjadi warning kepada orang lain agar lebih berhati-hati karena bila seseorang yang dinyatakan positif itu tentu yang pernah berinteraksi itu segera melakukan rapid test, swab test agar kita bisa mengendalikan, tidak semakin menjauh paparan penyebaran COVID-19 ini,” ungkapnya.

Namun demikian, Rahmad menyadari bahwa rekam medis merupakan ranah privasi. Dia kemudian menyinggung bahwa terpapar virus Corona bukanlah sebuah aib.

“Nah terkait kalau memang tidak mau bagaimana lagi, itu ranah privasi tidak mau membuka hasilnya kepada publik. Tapi perlu saya ingatkan bahwa seseorang yang terpapar positif itu bukan aib, ini adalah harus kita dorong, harus kita beri semangat bahwa COVID itu bukan aib, tapi adalah sebagai ujian sebagai umat manusia yang kita hadapi dengan kesabaran, kita ikuti petunjuk dokter dan kita ikuti petunjuk dari pemerintah dengan protokol kesehatan,” sebutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here