Beranda Berita PDI Perjuangan Kediri Desak Pemkab Bentuk Tim Untuk Pantau Kondisi Jalan dan...

PDI Perjuangan Kediri Desak Pemkab Bentuk Tim Untuk Pantau Kondisi Jalan dan Jembatan

53
0

Menyusul jebol dan putusnya jembatan Gedangsewu, penghubung antara Kecamatan Pare dan Kepung, PDIP Kabupaten Kediri mendesak Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk membentuk tim guna memantau jembatan dan jalan di seluruh Kabupaten Kediri.

“Usulan kami ke depan, Dinas PUPR harus punya URC (Unit Reaksi Cepat) atau apapun namanya yang bertugas keliling memantau kondisi jalan dan jembatan di seluruh Kabupaten Kediri,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Murdi Hantoro

Menurut Murdi, selain terus memantau, Tim URC juga menyediakan nomor khusus agar masyarakat bisa melaporkan kondisi jembatan atau jalan yang membutuhkan tindak lanjut.

“Intinya kalau ada kerusakan jalan atau jembatan yang sifatnya ringan/kecil, hari itu juga langsung ada penanganan, tidak perlu menunggu lelang dan sebagainya. Lha soal anggaranya, nanti bisa dibahas di banggar, yang penting ada payung hukumnya. Sehingga pengguna jalan merasa nyaman ketika berkendara,” imbuh Murdi.

Murdi meminta agar pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kediri diberikan perhatian khusus. Untuk pembangunan jalan, Murdi menyarankan ada kriteria-kriteria karena hampir setiap tahun rusak dan perlu dana perawatan, khususnya jalan aspal.

“Maka solusinya, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mengusulkan ke depan pengaspalan cukup di jalan protokol, sedangkan jalan desa cukup dipaving yang kualitasnya bagus. Karena paving lebih kuat/awet dari aspal. Di samping itu kalau ada kerusakan, pemerintah desa langsung bisa membenahi. Selain itu dengan dipaving, air masih bisa meresap ke dalam tanah lewat sela-sela paving,” pungkas Murdi Hantoro.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Gedangsewu yang terletak di perbatasan Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare dan Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, putus diduga tergerus air sungai. Jembatan penghubung tiga Kecamatan yaitu Pare, Puncu, dan Kepung tersebut putus sekira pukul 00.30 WIB, pada Sabtu (23/1/2021) dini hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here