Beranda Berita PDIP Beberkan Kegagalan Anies Dalam Penerapan PSBB di DKI Jakarta

PDIP Beberkan Kegagalan Anies Dalam Penerapan PSBB di DKI Jakarta

38
0

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak membeberkan kegagalan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menekan jumlah penularan virus Covid-19 di masa PSBB Transisi.

Menurutnya, pada masa tersebut, penularan Covid-19 justru meningkat terutama karena adanya kebijakan menggunakan transportasi umum.

“Kebijakan yang ditempuh hampir selalu menggunakan instrument transportasi. Hal itu terlihat dari kebijakan pembatasan penumpang, ganjil genap mobil, lalu diikuti kebijakan ganjil genap motor. Akibat kebijakan tak terukur ini, maka terlihat kegagalan kebijakan PSBB Transisi” katanya.

Menurut Gilbert, kebijakan instrument transportasi hanya akan mengurangi kemacetan, bukan menekan angka penyearan Covid-19.

“Seandainya data yang ada dievaluasi, khususnya dampak kebijakan menggunakan instrument transportasi dalam menekan kenaikan kasus Covid-19, maka dipastikan instrument ini tidak lagi dipakai,” tuturnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pada awal September 2020, Ketua Satgas Covid, Doni Munardo menyebut bahwa sebagian besar pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet merupakan pengguna transportasi.

“Semakin memperkuat kenyataan bahwa kebijakan penanganan Covid-19 menggunakan instrument transportasi adalah tidak tepat atau malah memperburuk,” tegasnya.

Diketahui, setelah menerapkan PSBB Transisi, Pemprov DKI memutuskan meningkatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, atau PSBB Jilid II mulai 14 September, dan diperpanjang hingga 11 Oktober.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here