Beranda Berita Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi yang Berubah-ubah

Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi yang Berubah-ubah

40
0

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gilbert Simanjuntak menilai kebijakan isolasi mandiri pasien Covid-19 yang dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbilang buruk.

“Kebijakannya sering tidak terukur. Hal yang sama ini, tanpa komunikasi atau koordinasi yang baik diputuskan diisolasi pemerintah. Ternyata tidak mampu, lalu dibolehkan isolasi mandiri. Pernyataan ini semakin menegaskan bahwa manajemen Anies buruk,” ucap Gilbert

Gilbert dari awal telah memprediksi bahwa Pemprov DKI tak akan mampu mengisolasi semua pasien di fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Pasalnya, selain jumlah kasus yang tinggi dan tempat yang terbatas, hal itu juga akan membenbani tenaga Kesehatan.

“Sejak awal saya sudah katakan bahwa Pemprov tidak akan mampu, dan itu jadi beban termasuk buat tenaga kesehatan yang sudah 6 bulan bekerja keras,” kata dia.

Ia menuturkan isolasi mandiri sebaiknya tetap dilakukan namun dengan pengawasan dari struktur RT, RW dan puskesmas.

“Alasan diisolasi pemerintah kan untuk pengawasan. Itu bisa dilakukan masyarakat sekitar dan pengurus RT RW. Dulu wagub pernah mengatakan isolasi wilayah, tapi tidak jelas pelaksanaannya,” tuturnya.

Namun, beberapa waktu lalu, Anies mengeluarkan pernyataan akan meniadakan isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19. Bahkan, pada saat konferensi pers penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2, Anies kembali menyebutkan hal itu. Anies berujar, pertimbangannya karena ditemukannya klaster rumah tangga. Faktanya, ada pasien isolasi mandiri yang tidak melaksanakan prosedur dengan baik dan benar.

“Jadi selama ini ditemukan klaster-klaster di rumah tangga. Ada terpapar positif, terpapar ibunya, bapaknya, anaknya, pamannya kenapa? Karena ketika melakukan isolasi mandiri belum tentu mengerti tentang protokol pencegahannya. Karena tidak semua orang tahu tentang ini,” ucap Anies

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here