Beranda Berita PDIP-Gerindra Dukung Megawati Beri Komentar Pedas ke Kaum Milenial

PDIP-Gerindra Dukung Megawati Beri Komentar Pedas ke Kaum Milenial

63
0

Komentar pedas dilontarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, terhadap kaum milenial. Mega mempertanyakan sumbangsih kaum milenilai pada negara. Oleh karena itu, Mega meminta Presiden Jokowi jangan memanjakan kaum milenial. Pernyataan sinis Mega itu sontak membuat kaget banyak pihak, terutama generasi milenial.

Namun tidak bagi politisi PDIP dan Gerindra. Elite senior PDIP Andreas Hugo Pareira menilai, Megawati memberi komentar agak keras seperti itu agar kaum milenial tidak terbiasa dengan budaya instan.

“Maksud Ibu Mega tentu baik, bertepatan dengan hari peringatan Sumpah Pemuda, agar generasi muda Indonesia kini tetap menjiwai semangat perjuangan generasi pemuda perintis kemerdekaan yang dengan keberanian, komitmen dan kerja keras melawan imperialisme kolonialisme pada zamannya,” ujarnya

Menurut Andreas, generasi milenial harus memahami mengenai etos perjuangan, komitmen, dan kerja keras para pemuda saat menggelorakan Sumpah Pemuda pada 1928. Ia menyebut, Sumpah Pemuda itulah yang kemudian melahirkan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

“Etos perjuangan, komitmen dan kerja keras inilah juga menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar, bangsa yang dihormati dan disegani oleh dunia internasional, dan bahkan ikut berperan memelopori kelahiran bangsa-bangsa baru yang merdeka setelah KAA 1955,” kata Andreas.

Ditambahkannya, atas dasar itulah Megawati memberi sorotan kepada kaum milenial yang notabene memiliki banyak kemudahan saat ini. Diharapkan, generasi milenial bisa mencontoh para pemuda terdahulu yang memiliki daya juang tinggi membangun Indonesia.
“Sebagai negarawan senior di republik ini, Ibu Mega tentu sangat berharap agar generasi muda Indonesia atau yang sekarang lebih populer dengan kaum milenial ini untuk menghindari budaya instan, yang menuntut dan hanya mau menerima,” ucap Andreas.

Waketum Partai Gerindra Habiburokhman juga setuju dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, generasi milenial memang harus dididik dengan keras. Dia membandingkan bagaimana generasi muda di beberapa negara lain dididik dengan keras sebagai modal bagi masa depan mereka.

“Kalau saya lihat di Singapore dan Jepang mereka mendidik generasi muda keras sekali. Saya lihat anak-anak muda dilatih wirausaha sejak dini,” kata Habiburokhman.

Anggota Komisi III DPR ini menyebut generasi milenial punya tantangan besar. Habiburokhman menilai kemudahan yang didapat generasi milenial dapat berdampak negatif apabila tidak disikapi dengan bijaksana.

“Yang paling bahaya itu khan pola berpikir instan. Ingin meraih kesuksesan dengan cara-cara yang singkat tanpa proses yang normal. Ini akan membuat mereka lemah jika menemui persoalan kelak,” tambah Habiburokhman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here