Beranda Berita PDIP Nilai Pengakuan Gatot Dicopot Terkait Nobar G30S Memecah Belah Bangsa

PDIP Nilai Pengakuan Gatot Dicopot Terkait Nobar G30S Memecah Belah Bangsa

43
0

Politikus PDI Perjuangan, Wanto Sugito menyoroti pernyataan mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang menyinggung perihal kebangkitan PKI dan akhir karirnya di militer karena perintahnya menonton film G30S. menurutnya Gatot sangat berpotensi memecah belah bangsa.

“Saya prihatin dengan langkah politik yang dilakukan oleh Pak Gatot Nurmantyo. Pak Gatot dengan segala hormat, kami menyesalkan berbagai pernyataan Bapak yang terus saja memecah belah bangsa, dengan membangkitkan trauma 1965,” ujar Wanto.

Wanto menambahkan, rakyat mencatat bagaimana tuduhan Gatot terkait ada kekuatan besar PKI yang berada di balik penghentian pemutaran film G30SPKI dan program pelurusan sejarah. Termasuk sikap TAP MPRS no XXXIII tahun 1967 ternyata tanpa bukti.

“Di balik tuduhan tidak mendasar itu ada tokoh-tokoh besar seperti Letjen TNI Purn Muhammad Yunus Yosfiah, Prof Dr Juwono Sudarsono dan Presiden Habibie di mana pemerintahannya tidak mewajibkan kembali pemutaran film G30S PKI,” tuturnya.

Wanto pun mempertanyakan Gatot yang terikat Sumpah Sapta Marga dan harusnya mengedepankan persatuan bangsa. Dia bilang, rakyat makin cerdas melihat mana pemimpin yang menyatukan dan memanfaatkan tragedi masa lalu untuk kepentingan politik praktisnya.

“Pak Gatot mohon maaf, bukankah Bapak masih terikat pada Sumpah Sapta Marga? Alangkah baiknya jika Bapak meneladani kepemimpinan Panglima Besar Sudirman daripada membuat pernyataan yang bernada menghasut,” jelasnya.

Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira membantah Gatot Nurmantyo yang mengaku dicopot sebagai Panglima TNI karena instruksi jajaran TNI supaya nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI.

Andreas mengatakan pergantian tersebut lantaran Gatot sudah memasuki masa pensiun, tepatnya pada Desember 2017, Istana mengirim nama KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai pengganti Gatot.

“Pak Gatot Nurmantyo memang sudah habis mabis jabatan, tinggal 3 bulan lagi. 3 bulan menuju pensiun memang sudah waktunya,” ujar Andreas

Andreas menilai Gatot hanya mencari sensasi dengan menyebar isu dicopot karena instruksi film G30S/PKI. “Beliau mungkin mau cari sensasi,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here