Beranda Berita Perlunya Program Pemberdayaan UMKM Bagi Pengrajin Batik Bedagung Di Magetan

Perlunya Program Pemberdayaan UMKM Bagi Pengrajin Batik Bedagung Di Magetan

30
0

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Suyatno mendorong Pemkab setempat agar lebih memperhatikan para pengrajin batik tulis dengan pemberian bantuan dan pelatihan lewat program pemberdayaan UMKM.

Di antaranya, pengrajin batik tulis yang ada di Desa Bedagung Kecamatan Panekan. Di desa tersebut, banyak warganya yang mempunyai usaha membuat batik tulis.

Namun, karena menghadapi beberapa kendala, batik tulis Mawar Bedagung produk para pengrajin belum dikenal meluas. Karena itu, Suyatno berkeinginan kuat mempromosikan batik tulis Mawar Bedagung hingga ke pasar nasional.

“Saya lihat Bedagung potensinya sangat besar bila dikembangkan menjadi sentra industri batik tulis,” kata Suyatno, Minggu (14/3/2021).

Saat ini, sebutnya, pembeli yang datang langsung ke Bedagung untuk membeli, rata-rata dari daerah Ngawi, Ponorogo, Magetan hingga Madiun.

Politisi yang sudah 5 periode menjadi anggota dewan ini mengatakan banyak UMKM di Bedagung yang berusaha di bidang batik tulis. Menurutnya, batik tulis Mawar Bedagung mempunyai ciri khas tersendiri.

“Batik Mawar Bedagung adalah Batik Tulis yang jarang kita temui di beberapa industri batik di Magetan,” ujarnya.

Dia menambahkan, ada kendala yang dihadapi para pengrajin saat ini. Di antaranya SDM yang kemampuannya perlu ditingkatkan, kemauan, kreativitas, permodalan dan pemasaran.

Untuk itu, selain perhatian dari Pemkab Magetan, dia akan memperjuangkan ke tingkat provinsi terkait apa yang selama ini menjadi kendala mereka.

“Akan kami perjuangkan masukan dari para pengrajin. Seperti terkait pelatihan, pemasaran serta masalah permodalannya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here