Beranda Uncategorized Anggota Dewan Kota Depok Minta Pemkot Beri Pendampingan dan Bantuan Bagi Santri...

Anggota Dewan Kota Depok Minta Pemkot Beri Pendampingan dan Bantuan Bagi Santri Korban Pencabulan

22
0

Guru ngaji mencabuli santri di daerah Beji Kota Depok, membuat anggota DPRD Kota Depok Dapil Cinere dan Beji geram meminta agar pemerintah Kota Depok untuk turun memberikan bantuan kepada para korban.

Hal ini diutarakan Imam Turidi, anggota DPRD Kota Depok Fraksi PDI Perjuangan Dapil Beji dan Cinere, kejadian guru ngaji mencabuli 10 santri di wilayah Beji merupakan menjadi tamparan kepada pemerintah mulai dari perangkat tingkat kelurahan yang kurang turun silaturohim ke warga.

“Sehingga perilaku yang sudah terjadi lama baru bisa terungkap dengan adanya banyak korban yang melapor terlebih dulu.

Menurut saya ini bisa di cegah jika aparat pemerintah sering ber silaturohim kepada semua kelompok masyarakat termasuk tempat tempat pengajian seperti ini, ” ujarnya kepada Poskota usai dikonfirmasi, Rabu(15/12/2021) pagi.

Imam Turidi akrab disapa IT ini mengungkapkan ironis memang oknum guru ngaji yang tidak punya ahlak terjadi di kota yang mendeklarasikan sebagai kota religius.

“Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan rasa empati kepada korban dan keluarga, semoga cobaan yang di alami tidak menjadikan trauma pada korban dan anak anak lain untuk tetap semangat mengaji, ” tambahnya.

Bang IT meminta proses hukum jangan sampai berhenti dan berikan hukuman yang setimpal bisa di kebiri atau seumur hidup

“Sedangkan bagi pemerintah Kota Depok agar dapat lebih memfungsikan peran kelurahan untuk sering berkeliling silaturohim kepada semua kelompok masyarakat, jangan kelompok-kelompok tertentu saja yang rutin di sambangi terutama di kemiri muka, ” paparnya.

Musibah ini tidak boleh terjadi kembali, perda kota religius akan menjadi slogan saja jika kejadian seperti terulang.

“Berharap selain proses hukum yang berjalan , pemda atau walikota perlu menurunkan jajarannya untuk ikut hadir mandampingi para korban, membantu trauma healing, memberi bantuan materi maupun penguatan secara psikologis supaya para korban mampu melewati masa yang sulit dalam hidupnya, ” tutupnya.

“Kedepan pemerintah kota depok juga perlu menyusun program-program pemberdayaan dan literasi kepada masyarakat, supaya mereka mampu mendeteksi masalah masalah seperti ini sejak dini.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here