Beranda Berita PDI Perjuangan Tetap Fokus Sejahterakan Rakyat, Walaupun Puan Masuk Bursa Capres

PDI Perjuangan Tetap Fokus Sejahterakan Rakyat, Walaupun Puan Masuk Bursa Capres

63
0

Politikus PDI Perjuangan Andreas Pareira menyatakan saat ini seluruh kader partainya fokus melaksanakan berbagai macam tugas guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. PDI Perjuangan belum menentukan kader yang akan diusung di Pilpres 2024.

Andreas bicara demikian menanggapi hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) yang mana ada tiga kader PDIP masuk dalam bursa capres, yakni Ketua DPR Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Menteri Sosial Tri Rismaharini.

“Di PDI Perjuangan, kader partai fokus pada tugas-tugas kenegaraan maupun kepartaian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pada saatnya, dalam momentum yang tepat, baru partai memutuskan kandidat,” kata Andreas

Dia mengingatkan bahwa penyelenggaraan Pilpres 2024 masih lama. Menurutnya, calon yang akan diusung oleh partainya nanti akan tergantung dengan dinamika politik yang terjadi dalam tiga tahun terakhir.

Meski begitu, dia juga menegaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki stok kader mumpuni yang banyak untuk diusung sebagai capres di 2024 mendatang.

Berdasarkan hasil survei PPI yang dilakukan 3-8 Februari 2021, elektabilitas capres tertinggi di antara kader PDIP diduduki oleh Ganjar dengan perolehan 11,3 persen. Kemudian, menyusul Risma dengan 4,0 persen, serta Puan 0,7 persen.

“Dari hasil survei itu menunjukkan bahwa PDI Perjuangan mempunyai stok kader yang cukup banyak dan mumpuni. Ada Puan Maharani, Ganjar Pranowo, juga Tri Rismaharini,” kata Andreas.

Di antara Risma dan Puan, sebenarnya ada satu lagi kader PDI Perjuangan. Ia adalah politikus PDI Perjuangan non-aktif yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama.

Elektabilitas pemilik sapaan akrab Ahok itu berdasarkan hasil survei PPI di angka 1,8 persen.

Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden di berbagai wilayah Indonesia. Responden dipilih dengan metode simple random sampling dari 6.000 data target yang pernah diwawancara tatap muka pada September 2017-Desember 2020.

Margin of error survei sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei terbaru PPI ini dilakukan pada 3-8 Februari 2021 dengan menggunakan kuesioner via telepon (telepolling).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here