Beranda Berita PDIP Kritik Anies: Penghormatan Terakhir Sekda DKI Lebih Baik di RS

PDIP Kritik Anies: Penghormatan Terakhir Sekda DKI Lebih Baik di RS

89
0

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta turut memberikan kritik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya yang menggelar upacara penghormatan terakhir untuk Sekda DKI, Saefullah yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Balai Kota. Hal tersebut menurut PDIP sebaiknya dilakukan di rumah sakit.

“Penghormatan di RS jauh lebih baik,” kata Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono

Gembong mengatakan, jika penghormatan terakhir dilakukan di rumah sakit, jumlah pelayat pastinya akan dibatasi dan penerapan protokol kesehatan akan lebih ketat.

“Terbatas kan (pelayat di rumah sakit), dengan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan pemakaman jenazah COVID-19,” ujar Gembong.

Menurut Gembong, protokol pemakaman jenazah Covid-19 seharusnya tetap dilakukan sebagaimana semestinya. Gembong juga setuju dengan kritik yang sebelumnya disampaikan Ketua FAKTA Azas Tigor yang menyoroti penghormatan terakhir itu dilakukan di Balai Kota.

“Agar ada kesetaraan terhadap penerapan protokol COVID-19, saya setuju. Protokol pemakaman jenazah COVID-19 harusnya dijalankan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Anies pun dikritik lantaran melakukan pengormatan terlebih dahulu yang dimana seharusnya sesegera mungkin dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman orang yang terkena Covid-19.

“Seseorang yang positif Corona seharusnya langsung dibawa dan dimakamkan segera sesuai protokol kesehatan masa pandemi COVID-19,” kata Ketua FAKTA, Azas Tigor Nainggolan.

Terkait kritikan tersebut, Pemprov DKI pun memberikan penjelasan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir menyebut penghormatan terakhir itu dilakukan sesuai protokol COVID-19.

“Gini, yang pertama, jenazah di dalam ambulans sudah mengikuti protokol COVID dan jenazah tidak diturunkan. Semua sudah mengikuti protokol kesehatan, tidak ada yang dilanggar, jenazah tertutup dalam peti, dalam ambulans yang rapat, nggak ada masalah,” ujar Chaidir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here