Beranda Berita Perlu Adanya Kesadaran dan Gotong Royong Masyarakat Dalam Penanganan Pandemi

Perlu Adanya Kesadaran dan Gotong Royong Masyarakat Dalam Penanganan Pandemi

6
0

Dalam acara silaturohmi bersama jurnalis, Gus Nabil selaku anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Komisi IX menerangkan, dalam menangani pandemi Covid-19, pemerintah menyesuaikan situasi dan kondisi berbeda di setiap daerah. Kami bersama pemerintah selalu berusaha mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat. Dari adanya PSBB, terus dirubah menjadi PPKM, setelah itu berubah lagi menjadi PPKM mikro.

“Pemerintah juga memberikan insentif-insentif mulai dari bantuan subsidi upah pekerja, adanya padat karya, serta insentif-insentif lainnya. Karena dengan kebijakan tersebut, bisa merangsang geliat ekonomi yang ada di masyarakat. Namun diluar dari pada itu, gotong-royong yang ada dimasyarakat itu kekuatan penting bagi Indonesia bisa bertahan dalam menghadapi Covid-19 ini,” papar Gus Nabil

Gus Nabil juga menjelaskan dalam penanganan Covid-19 ini, setiap daerah berbeda-beda. Oleh karena itu, program vaksinasi harus betul-betul disukseskan dan lansia harus diprioritaskan, karena lansia rentan terkena virus Covid-19.

“Maka dari itu, vaksinasi ini bagian upaya dari pemerintah untuk menjaga dan melindungi masyarakat,” imbunya.

Dalam penutupannya, Gus Nabil menyampaikan kami seaku wakil rakyat, selama pandemi Covid-19, kami berkali-kali mengunjungi fasilitas kesehatan baik itu RSUD maupun RSUP di Klaten, Boyolali dan Solo untuk melihat secara langsung penanganan Covid -19.

Gus Nabil juga menerangkan terkait selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.

“Selain mengunjuangi fasilitas kesehatan, kami juga mengunjungi Polres dan Kodim. Ini sebagai bentuk untuk memastikan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat betul-betul dilaksanakan di masyarakat. Karena sebagus apapun kebijakan yang sudah dikeluarkan dan dirumuskan pemerintah, kalau implementasinya tidak jalan dan akan menjadi sia-sia,” pungkas Gus Nabil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here