Beranda Berita Terbongkar! Tujuan dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Terbongkar! Tujuan dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

132
0

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) MAKAR

Para Tokoh yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang mengatasnamakan rakyat membuat keadaan Indonesia semakin parah dengan menebar kebencian dan ketakutan kepada rakyat Indonesia, mereka juga ingin mematikan Demokrasi di Indonesia dengan menggulingkan Pemerintah.

Tujuan Utama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

1. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ingin menghapus UU pemilu yang mengatur Presiden dan DPR dipilih langsung oleh rakyat.

2. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menginginkan Presiden dan DPR dipilih oleh parpol lewat MPR

3. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ingin mengembalikan tatanan pemerintah seperti ORDE BARU

4. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) membentuk Dewan Daerah yang merupakan tandingan atas keberadaan DPRD

5. Rencana makar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terbukti dengan adanya susunan kabinet bayangan

6. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) unugn mengulingkan Pemerintahan Jokowi dengan mendesak MPR melakukan pemberhentian terhadap Presiden

7. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ingin mencuri start dalam Pilpres 2024

Sejumlah Nama yang akan memperebutkan Kursi Kabinet Barisan Tokoh Sakit Hati :

Racmawati, Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin, Prof Sri Edi Swasono, Bachtiar Chamsah, Abdullah Hehamahua, Chusnul Mariyah, Ahmad Yani, Ms Kaban, KH Abdul Rasyid, KH Sobri Lubis, Rocky Gerung, Prof Antony Kurniawan, Tamsil Linrung, Dr H Jeje Zaenudin, KH Agus Syalaful, Syahganda Nainggolan, Busyro Muqodas, Edwin Henawan Sukowati, Prof Hafidz Abas, M Shiddiq, Bachtiar Nasir, Zaitun Rasmin, Syamsir Siregar, Syarwan Hamid, Refly Harun, Said Didu, Ichsanordin Noorsy, Adhie Masardi, Marwan Batubara, Tedjo Edhi, Soenarko, Amirullah Amin, Dian Fatwa, Jumhur Hidayat, Eko Suryo Santjoyo, Taufik Ismail, Sa’dun Masyhur, Laode M Kamaludin, Prof Suyitno, Habib Muhsin Alatas, Muzani Syukur, Haris Sudarno, Korneles Galanjinjinay, Nur Eko Suwardono, Neno Warisman, Nurhayati Assegaf, Dr Sabri Aji Azis, Lieus Sungkharisma, Marfuah Mustafa, Mirah Sumirat, M Hatta Taliwang, Dr Anwar Sanusi, M Syukri Fadholi, Mudrick Sangidu, Prof Budi Djatmiko, Brotoseno, Eggi Sudjana, Dr Taufik Bahudin, Dr TB Masa, Sangap Surbakti, Tony Rasyid, Masri Sitanggang, Ubeidillah Badrun, Yusuf Martak, Djoko Edhi Abdurrahman, Didik J Rachbini, Ilham Bintang, Nurdiyati Akma, Iswan Abdullah, M Ramli Kamidin, Ulah Nurrochwi, Muslim Arbi, Gunawan Aji, Edi Mulyadi, Sayuti A Satri, Slamet Maarif, Tjahya Gunawan, Syekh Abubakar, Amin Al Hadar, Indra Wardana.

Peran Dalam Barisan Tokoh Sakit Hati

Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin merupakan Kabinet Bayangan Kami. Dengan Gatot yang menjabat Presiden, dan Din Syamsuddin sebagai Wakil Presidennya

Din Syamsuddin yang merupakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendapatkan supply dana dari AS dan Israel, lalu ia mengalang tokoh-tokoh dengan mengelabuhi mereka dengan iming-iming untuk Pergerakan Indonesia Maju. dengan dana suplay yang tidak terbatas dari AS dan Israel dia menyalurkan dana Kepada Ahmad Yani dan Syahganda Nainggolan sebesar Rp 100 juta untuk membentuk Badan Pekerja.

Ahmad Yani yang merupakan tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mempunyai misi tersembunyi untuk maju di pemilu 2024. Ahmad berencana membentuk Masyumi Reborn bersama Bachtiar Chamsah dan MS Kaban yang tidak mendapatkan kursi di Pemilu pada Partai PPP dan PBB. Lalu Ahmad Yani juga mengajak Syahdan Nainggolan (Kesbangpol DKI) yang juga merupakan tim kampanye Anies Baswedan.

Gatot Nurmantyo yang merupakan Antek Tommy Winata 9 Naga mendapatkan suntikan dana dari Group Artha Graha milik Tommy Winata, Dana itu dipakai untuk mengembangkan alat yang memanfaatkan frekuensi internet berdasar hotspot wifi. GN ingin memiliki panggung untuk ambisinya menjadi presiden yang sempat tertahan

Anies Baswedan juga mempunyai peran dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dengan memberikan Fasilitas Pemprov DKI untuk digunakan sebagai ajak Politik dan Gerakan Makar KAMI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here